8.554 warga kembalikan dana Balsem

DARI 15,5 juta penerima bantuan langsung sementara masyarakat (BLSM/balsem), sebanyak 8.554 warga mengembalikan bantuan pemerintah itu. Mereka yang mengembalikan karena dianggap sudah mampu dan tidak tepat menerima BLSM.

"Sudah hampir 8.554 ribu yang kembali sampai bulan Juni ini. Inikan baru beberapa hari kemungkinan bertambah," kata Menteri Koordinator Kesejahteraan Rakyat (Menko Kesra) Agung Laksono di Kantor Pos Besar Bandung, Sabtu 29 Juni 2013.

Menurutnya, ada beberapa kriteria yang mengembalikan uang Rp 150 ribu per bulan itu. Di antaranya karena meninggal dunia ada sebesar 23 persen, menolak BLSM 2 persen, tidak ada pemberitahuan 60 persen, kartu ganda 2 persen, tidak dikenal 12 persen dan salah alamat 1,5 persen.

"Ya memang seharusnya bagi mereka yang merasa tidak pantas agar dikembalikan juga, dan bisa segera diproses dengan catatan keluar 10 ya ganti 10," katanya.

Dia meminta kepada setiap kelurahan untuk menyiapkan posko menyelenggarakan musyawarah kepada masyarakat. Dari situ dicari mana yang benar-benar layak menerima BLSM dan tidak.

"Unsurnya Kades, Pos, Tokoh masyarakat setempat, pemuka agama, kemudian dari data baru diajukan ke PT Pos. Secepatnya," terangnya.

Dia mengaku akan terus mengevaluasi penerima BLSM. Ada beberapa warga yang terbilang mampu mendapat BLSM, sementara warga yang miskin malah tidak menerimanya.

"Kami akan tetapkan untuk mereka yang dipandang layak tapi tidak dapat BLSM," tegasnya.[] sumber : merdeka

  • Uncategorized

Leave a Reply