75 Orang Dinyatakan Bersalah Dalam Kerusuhan Mematikan di Stadion Sepak Bola Mesir

Jaksa penuntut umum Mesir menyatakan bersalah kepada 75 orang, sehubungan dengan kerusuhan di sebuah stadion sepak bola di Mesir bulan Februari lalu yang menewaskan 73 orang.

Kekerasan terjadi saat pertandingan sepak bola antara klub Al-Masyry dan Al-Ahly di Port Said, tanggal 1 Februari 2012.

Para terdakwa dicurigai menyerang pendukung dari Al-Ahly dan didakwa dengan "pembunuhan berencana dan percobaan pembunuhan," seperti yang dinyatakan oleh kantor kejaksaan setempat.

Selain itu, tiga pejawab dari Al-Masry klub, sembilan petugas polisi, dan seorang insinyur listrik yang bertanggung jawab di stadiun Port Said juga dianggap membantu atau menjadi kaki tangan pelaku.

Mereka dituduh "membantu para pembunuh", karena mereka sebelumnya telah mengetahui bahwa beberapa pendukung Al-Masry sedang merencanakan serangan terhadap pendukung Al-Ahly.

Polisi dan pejabat dari klub Al-Masry dianggap menfasilitasi serangan karena mereka tidak menangkap pendukung Al-Masry atau menyita kembang api, pisau dan senjata lainnya yang dibawa.

Sedangkan insinyur listrik dituduh dalam kasus dengan sengaja mematikan lampu stadion di atas bangku penggemar Al-Ahly sesaat setelah tiupan peluit dari wasit yang menjadi awal penyerangan.

Ribuan pendukung Al-Ahly dan aktifis, berbaris dari gedung klub sepak bola menuju kantor jaksa Kairo pada hari kamis, 15 Maret 2012. Mereka meminta keadilan dan hukuman bagi mereka yang terlibat atas kerusuhan yang mematikan tersebut.| DEDE RIYADI| cnn

 

  • Uncategorized

Leave a Reply