7 Pemicu dan Menghindari Bentrokan Massa Menurut Psikolog Aceh

MASTER Psikologi Aceh Wahyuni, M.Psi turut prihatin atas peristiwa bentrokan antar  mahasiswa Aceh Selatan dengan mahasiswa Aceh Tengah yang berakibat pada pengrusakan dan pembakaran 46 unit sepeda motor milik mahasiswa Aceh Tengah. Lulusan Master Psikologi Universitas Sumatera Utara ini menilai, bentrokan yang kerap terjadi di Aceh justru akibat tidak adanya pembinaan mental "siap kalah". Berikut 7 hal yang perlu diperhatikan untuk menghindari bentrokan Massa;  

1. Setiap perselisihan kelompok biasanya terjadi karena adanya pencetus, yang akhirnya salah satu pihak merasa dirugikan atau direndahkan secara psikis, sehingga Pihak yang dirugikan merasa perlu membela diri atau memperjuangkan sesuatu yang mereka anggap benar.

2. Biasanya cara membela diri atau memperjuangkan sesuatu yang selalu dianggap benar itu cenderung bersifat anarkis karena didasari rasa kecewa dan amarah. Akibatnya, dapat berujung pada perilaku melukai pihak yang dianggap lawan, atau dengan merusak barang-barang milik lawan.

3. Rasa amarah akan sulit dikendalikan apabila di tengah mereka tidak ada orang yang dapat menurunkan amarah, seperti orang yang disegani, karena tampa kehadiran orangyang disegani, maka dapat meningkatkan amarah lantaran mereka merasa kuat berada bersama teman-teman mereka.

4. Diperlukan pihak yang berkompeten untuk menangani masalah seperti ini.

5. Sangat bijaksana apabila tidak lagi mencari siapa salah atau siapa yang benar, tapi masing-masing pihak harus menyadari akibat yang ditimbulkan dari masalah tersebut.

6. Sikap yang dapat membangkitakn rasa simpati dan empati masing-masing individu sangat diharapakan, agar bisa mengontrol rasa marah yang timbul dalam diri mereka.

7. Dan yang harus ditempuh adalah berdiskusi untuk mencari jalan keluar dan membina kembali hubungan baik sehingga hal serupa tidak terulang lagi.

  • Uncategorized

Leave a Reply