4 Persiapan Putri Tifani Jelang Pemilihan Putri Pariwisata Indonesia

Mahasiswa Unsyiah Putri Lailan Tifani akan mewakili Aceh ke ajang Pemilihan Putri Pariwisata Indonesia 2014. Pemilihan itu dijadwalkan berlangsung di Jakarta pada 8-20 November 2014. Sebelumnya, Putri berhasil menyisihkan seratusan lebih finalis lainnya dari Aceh, dalam seleksi yang dibuat di Jakarta pada 25 Agustus 2014 lalu. (Baca: Mahasiswa Unsyiah Wakili Aceh di Pemilihan Puteri Pariwisata Indonesia)

Menjadi wakil Aceh di ajang nasional, menjadi kebanggaan sendiri bagi Duta Wisata Sabang 2013 ini. Ia memiliki kesempatan besar untuk memperkenalkan wisata Aceh kepada masyarakat Indonesia. Sejumlah persiapan akan terus dilakukan untuk memaksimalkan penampilannya di ajang bergengsi itu. Ngomong-ngomong, apa saja persiapan gadis yang biasa dipanggil Putri ini?

“Malam puncaknya pada 20 November, sebelumnya para finalis dikarantina dulu. Persiapannya belajar mengenai berbagai potensi wisata di Aceh, Indonesia dan dunia,” kata mahasiswa Jurusan Biologi Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam ini kepada ATJEHPOST.co, Senin 22 September 2014.

Selain itu Putri juga terus mengasah kemampuannya di bidang public speaking. Kemampuan berkomunikasi di depan khalayak salah satu kemampuan yang tidak bisa dianggap sepele. Pasalnya Putri akan mempresentasikan seluruh pengetahuannya di hadapan dewan juri nantinya.

Persiapan lainnya yang tak kalah penting adalah soal kostum. Meski belum jadi, namun ia sudah memiliki gambaran seperti apa kostum yang akan dipakainya di acara itu nanti. Mengenai kostum kata alumni SMA N 1 Sabang ini, ada permintaan khusus dari panitia.

“Mereka meminta kostumnya yang tradisional tapi dimodifikasi seperti busana karnival, kostumnya belum jadi tapi sudah ada gambaran akan dibuat seperti apa,” ujar penyuka mie Aceh ini.

Terakhir adalah persiapan talenta. Salah satu hal yang wajib ditampilkan peserta di ajang Pemilihan Puteri Indonesia adalah unjuk bakat. Gadis kelahiran 9 Juni 1993 ini mengaku akan unjuk kebolehannya dalam menari.

Ia akan menampilkan tari kreasi yang bertema perempuan, sesuai konsep Putri Indonesia yang seluruh finalisnya perempuan. Dalam tarian itu Putri akan menggunakan properti sebilah rencong, senjata tradisional Aceh yang biasa digunakan oleh kaum perempuan di masa lalu.

“Sebenarnya rencong itu senjata untuk perempuan, karena fungsinya untuk menusuk. Kalau senjata khas Aceh untuk laki-laki namanya siwah, siwah lebih mudah ketika dihunuskan seperti pedang,” ujarnya.

Inspirasi tari kreasi ini kata Putri berasal dari sosok pahlawan Aceh Cut Nyak Dhien. Sosok tersebut menggambarkan karakter perempuan Aceh yang berani namun juga lemah lembut.

Putri Pariwisata Indonesia salah satu kontes kecantikan yang dibuat sejak tahun 2008 oleh Yayasan El John. Pemenang kontes ini akan menjadi wakil Indonesia di ajang Miss Tourism Internasional. Putri Pariwisata Indonesia saat ini adalah Nabilla Shabrina yang berasal dari Jawa Tengah.[]

  • Uncategorized

Leave a Reply