3.304 Peserta Ikut Jalur PMB UIN Ar-Raniry

3.304 Peserta Ikut Jalur PMB UIN Ar-Raniry

BANDA ACEH – Sebanyak 3304 calon mahasiswa baru Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry Banda Aceh mengikuti ujian tulis melalui Jalur Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) Lokal, Banda Aceh, 10 Agustus 2015.

Rektor UIN Ar-Raniry Prof Dr H Farid Wajdi Ibrahim MA disela-sela melakukan monitoring proses ujian PMB, mengatakan proses ini merupakan jalur ketiga seleksi calon mahasiswa baru tahun 2015.

“Sebelumnya sudah ada seleksi melalui jalur SPAN PTKIN, itu penerimaan tanpa tes dan tidak bayar dan itu sudah pengumuman,” kata Farid Wajdi Ibrahim kepada media.

Dikatakannya, dari proses seleksi itu, UIN dapat menerima 40 persen dari total yang diterima UIN tahun ini yaitu 5.000 mahasiswa, selanjutnya tahap ke dua melalui jalur UM PTKIN, mereka mendaftar secara nasional dan ini juga diterima 40 persen dari total pendaftar.

“Yang  sedang berlangsung ini merupakan tahap ke tiga yang disebut jalur mandiri, artinya semua proses tes dilakukan oleh panitia di UIN Ar-Raniry, jika mereka lulus nanti akan kuliah bergabung dengan mahasiswa baru yang masuk melalui dua jalur sebelumnya,” katanya.

Ia juga mengatakan, peserta yang lulus melalui mandiri ini sama dengan yang lulus melalui jalur SPAN dan UM PTKIN sebelumnya. “Termasuk SPP atau biaya kuliahnya sesuai dengan UKT yang telah ditetapkan, ini penting disampaikan,” ujar Farid.

Farid Wajdi menyebutkan, pada tahun 2015, UIN Ar-Raniry mendapat pendaftar yang lumayan ramai, sebelumnya pada tahap pertama tercatat ada sekitar 9.000 peserta yang mendaftar, tahap ke dua ada 6.500, dan tahun ini berdasarkan peminatnya ada sekitar 7.000 orang, namun yang membayar uang pendaftaran ada 3.304 peserta.

Terkait dengan Jurusan favorit, kata Farid, masih sama seperti tahun sebelumnya, yaitu prodi Perbankan Syariah, prodi Ekonomi Syariah, Pendidikan Bahasa Inggris, Pendidikan Teknik Informatika dan Psikologi.

“Memang prodi-prodi ini akreditasinya A, ditambah lagi dengan prodi di Fakultas Sain dan Teknologi, ini fakultas baru dan di fakultas lain juga merata peminatnya” ujarnya lagi.

Rektor UIN Ar-Raniry juga menyampaikan terima kasih kepada masyarakat yang telah mempercayakan UIN Ar-Raniry sebagai tempat belajar bagi generasi muda masa depan, walaupun semakin hari terus bertambahnya kampus negeri di beberapa daerah, namun kepercayaan masyarakat ke UIN masih sangat tinggi.

Mengenai kualitas pendidikan, Farid Wajdi menyampaikan, bahwa yang paling penting diperhatikan adalah produk yang dihasilkan, jika tidak diberikan yang terbaik maka dianggap mengkhianati, oleh karena itu yang dilakukan bukan untuk kebanggaan UIN sendiri, tapi untuk kebanggaan masyarakat khususnya bagi alumni, setelah tamat dari UIN mereka masih percaya diri dan dapat dipercaya dimana-mana dengan catatan kualitasnya bagus dengan standar yang telah ditentukan.

“Untuk memperoleh mutu pendidikan yang baik, universitas harus standar dan juga memiliki kriteria, diantaranya gedung, fasilitas, aktivitas, program dan beberapa kriteria lainnya yang nantinya dinilai, dan ini yang terus kita tingkatkan. Alhamdulillah sebagian besar prodi telah mendapatkan A, dan untuk Universitas masih B, itu juga sudah standar karena proses mendapatkan itu pada saat kampus UIN masih sedang direnovasi dan ke depan kita yakin sekali dengan pengamatan dan upaya peningkatan selama ini mudah-mudahan mendapatkan A,” ujar Farid Wajdi

Sementara itu, Wakil Rektor bidang Akademik dan Kelembagaan Dr. Muhibbutthabry, M.Ag menyebutkan, dari total yang mendaftar dan mencetak kartu ujian sebanyak 3304 peserta, terdiri dari 1.507 laki-laki dan 1.797 perempuan, untuk katagori pilihan dapat dirincikan bahwa 303 orang memilih IPA, 1695 memilih IPA dan 1306 memilih jalur IPC.

“Pelaksanaan tes dilakukan selama satu hari, pagi hingga sore dengan materi uji antara lain tes pengetahuan bahasa, pengetahuan agama islam, bidang studi IPS dan bidang studi IPA,” ujar Muhib. [] (mal)

Leave a Reply