15 Narapidana Penjara Meulaboh Masih Buron

BANDA ACEH – 15 narapidana yang kabur dari Penjara Meulaboh, Selasa sore, 8 Mei 2012 lalu, hingga kini belum ditemukan. Kepala Kantor Wilayah Departeman Hukum dan HAM Aceh, Yatiman, menduga ada kelalaian petugas sehingga napi kabur.

"Karena kejadian pukul 16.30 WIB, narapidana belum masuk waktu itu. Rupanya ada (napi) tamping juga yang membersihkan bawa sampah. Waktu sampahnya dibawa ke pintu utama, dan saat pintu terbuka di situlah dimanfaatkan oleh narapidana untuk berontak dan kabur," kata Yatiman kepada The Atjeh Post, kemarin, Senin 14 Mei 2012.

Saat itu, kata dia, petugas penjara tinggal empat orang karena personil polisi sudah pulang semua. Setelah pintu utama didobrak, kata Yatiman, dengan mudah para napi menjebol pintu kedua dan ketiga yang sifatnya darurat, sehingga mudah diterobos. "Sampai pintu terakhir, dan saat itu diserang lagi petugasnya."

Sedangkan napi tamping, kata Yatiman, tidak ada yang keluar dan membantu petugas menahan napi yang mencoba kabur. "Salah satu dari mereka (napi tamping) ada yang terluka terkena benda tajam di kepalanya," kata Yatiman.

Untuk petugas yang lalai, kata dia, akan dikenakan sanksi. "Karena kenapa pada saat itu pintunya tidak terkunci. Saat kita tanya, jawabnya biasanya, Pak, tidak apa apa," kata Yatiman meniru ucapan petugas yang menjaga.[]

Berita Sebelumnya:

Napi Kabur di Meulaboh Sempat Minta Makan di Gunong Klieng

  • Uncategorized

Leave a Reply