1.400 TKI Mendekam dalam Tahanan Malaysia

MENTERI tenaga kerja Hanif Dhakiri mengatakan sekitar 1.400 tenaga kerja Indonesia ditahan di Malaysia karena masalah keimigrasian. Hanif yang menemui TKI yang berada dalam tahanan menjelaskan, banyak di antara mereka sudah mendekam selama beberapa bulan lamanya.

"Mereka ada yang mengaku sudah dua bulan bahkan ada yang sampai enam bulan," kata Hanif kepada wartawan usai berkunjung ke tahanan pihak Malaysia, Jumat, 19 Desember 2014.(Baca:Indonesia-Malaysia Sepakati Legalilasi TKI Ilegal )

Selain mengunjungi warga Indonesia yang ditahan di rumah tahanan Malaysia, Hanif juga bertemu Menteri Dalam Negeri Malaysia dan Menteri Tenaga Kerja Malaysia. Dalam pertemuan, Hanif mendorong percepatan pemulangan warga Indonesia yang saat ini berada di tahanan imigrasi Malaysia. "Satu hal yang ingin saya tekankan adalah mendorong percepatan pemulangan warga kita yang saat ini berada di tahanan Imigrasi Malaysia," kata Hanif. (Baca: Lindungi TKI, Pemerintah Desak Aturan buat Majikan )

Untuk pemulangan warga Indonesia itu, Hanif sedang menggodok kebijkannya yang saat ini draf itu sudah berada di tahanan imigrasi. "Teknisnya sedang diatur oleh kedutaan kita di Malaysia dan berkoordinasi dengan Kementerian dalam negeri Malaysia," kata Hanif.

Selain itu, Hanif akan memperketat pintu keluar dari Tanah Air. " Saya jelaskan bahwa tidak ada warga negara Indonesia yang sampai ke Malaysia dengan cara berenang. Jadi mereka masuk itu jalurnya cuma melalui udara dengan pesawat, kapal laut atau angkutan darat di daerah yang berbatasan langsung seperti Sarawak," ujarnya. Dengan upaya ini, diharapkan jumlah pekerja ilegal asal Indonesia di luar negeri bisa ditekan seminimal mungkin. | sumber: tempo.co

  • Uncategorized

Leave a Reply