13 September, Penari Saman ‘Gondrong’ Hentak Malaysia

13 September, Penari Saman ‘Gondrong’ Hentak Malaysia

BLANGKEJEREN – Kelompok penari Saman binaan pemerintah kabupaten Gayo Lues ‘Pasuken Saman’ akan tampil di Kuala Lumpur International Arts Festival 2015 pada September mendatang. Festival ini digelar sepanjang bulan, sedangkan Saman akan mengisi panggung segmen Rentak yang dijadwalkan pada 13 September 2015.

“17 penari Saman akan tampil lebih kurang 20 menit,” kata Kadis Kebudayaan dan Pariwisata Gayo Lues, Syafruddin, kepada portalsatu.com di Gayo Lues, Kamis, 27 Agustus 2015.

Disebutkan, grup Saman Gayo Lues diundang langsung oleh Yayasan Pusaka Kuala Lumpur, yakni organisasi warisan budaya yang didedikasikan untuk konservasi dan dokumentasi seni pertunjukan tradisional.

“Yayasan Pusaka mengapresiasi Saman massal yang digelar tahun lalu, dan akan memberi ruang pada pertunjukan seni tradisional di Kuala Lumpur International Arts Festival 2015,” ujar Safruddin.

Pasuken Saman Pemda merupakan kelompok kesenian yang saat ini paling populer memainkan Saman dengan ciri khas penarinya berambut gondrong.

Yayasan Pusaka Malaysia mengapresiasi Saman Pemda lantaran dedikasi mereka untuk saman Gayo Lues dan merupakan “motor” pada perhelatan akbar Saman massal yang meraih rekor MURI tahun lalu di Gayo Lues.

Selain pertunjukan tari Saman, panitia juga akan memberi ruang apresiasi dan workshop Saman Gayo kepada kalangan muda di Kuala Lumpur, Malaysia.

“Workshop sekaligus untuk meluruskan pemahaman tari Saman Gayo Lues yang cuma dimainkan oleh laki-laki,” ujar Syafruddin.[] (ihn)

Leave a Reply