10 Tahun Tsunami, Kunjungan Wisatawan ke Lampulo Meningkat Drastis

Menjelang satu dekade gempa dan tsunami Aceh pada 26 Desember 2014 mendatang, kunjungan wisatawan ke situs tsunami Boat di Atas Rumah di Gampong Lampulo, Banda Aceh meningkat drastis.

“Pengunjung meningkat, dalam sehari bisa mencapai sekitar 400 orang,” ujar pemandu di situs tersebut, Salmi Hardiyanti, kepada atjehpost.co, Rabu 17 Desember 2014.

Biasanya pengunjung yang datang ke situs yang berada di kampung nelayan itu hanya berkisar seratusan orang saja. Umumnya kata Dian, wisatawan yang datang didominasi oleh turis-turis dari Malaysia.

“Mereka biasanya datang rombongan, bahkan sampai ber bus-bus,” katanya.

Selain wisatawan biasa, situs tersebut juga kerap dikunjungi oleh wartawan asing seperti dari Inggris, Australia, Kanada, Belanda, Malaysia dan Thailand.

Pada 22 Desember nanti kata Dian, di situs tersebut juga akan dibuat pameran hingga beberapa hari. Kondisi boat tersebut katanya kini sudah semakin cantik setelah direnovasi pada bulan November lalu.

Objek wisata Kapal di Atas Rumah ini merupakan perahu nelayan yang terseret arus tsunami pada 26 Desember 2004 silam. Perahu berukuran besar tersebut tersangkut di atas atap rumah warga dan dipugar sebagai salah satu objek wisata tsunami di Banda Aceh.

Sejak 25 desember  2011 lalu Gampong Lampulo ditetapkan sebagai salah satu gampong sadar wisata di Banda Aceh. Ketika tsunami 10 tahun silam, ada 59 warga Lampulo yang berhasil menyelamatkan diri karena naik ke atas kapal tersebut.[]

  • Uncategorized

Leave a Reply